Brain And Spine

Leher belakang sakit

Leher Belakang Sakit, Kenali Penyebab dan Solusinya

Leher belakang sakit atau leher bagian belakang sakit, dapat mengintai siapa saja terutama yang duduk lama menunduk saat bekerja di belakang meja dengan laptop.

Brain and Spine Center – RSU Bunda Jakarta

Mengapa hal ini  sering menjadi menjadi salah satu alasan tersering berkonsultasi dengan dokter. Karena sakit leher bagian belakang ini dapat mengganggu pekerjaan harian. Apalagi sekarang kebanyakan aktivitas mengharuskan pekerjanya menggunakan smartphone dan komputer sambil duduk.

Nyeri atau rasa sakit ini bisa muncul terasa pada bagian leher belakang, leher sebelah kanan, leher sebelah kiri, begitu juga leher depan.

Leher dan Tengkuk Adalah Bagian Tulang Belakang

Leher merupakan salah satu segmen tulang belakang (vertebrae), dan memiliki 7 ruas tulang.

Tengkuk atau leher bagian belakang juga sering menjadi sasaran dari sakit leher dan pundak sebelah kanan menjadi tempat penjalarannya.

Kadang, awam menyebut tengkuk leher belakang ini adalah kuduk, jadi ada istilah juga kaku kuduk atau nyeri tengkuk. Terasa kaku pada area tersebut yang bisa terasa pada segala sisi.

Leher bagian belakang sakit  kadang dapat sembuh dengan sendirinya. Tetapi jangan anggap sepele ya. Karena bisa saja penyebabnya cukup serius.

Selain memiliki struktur yang kompleks (misalnya saraf tulang belakang, otot, tendon), di area leher manusia ini juga memiliki kelenjar getah bening. Yang salah satunya berperan dalam sistem kekebalan tubuh manusia.

Leher Belakang Kaku dan Sakit, Ini Gejalanya

Gejala bisa terasa ringan awalnya, namun bisa juga memburuk sehingga sulit mengerakkannya. Rasa yang ditimbulkan juga cukup beragam dari cerita orang-orang yang pernah mengalaminya.

  • Terasa sakit yang menekan, tajam atau berdenyut
  • Nyeri memburuk dengan gerakan tertentu
  • Kadang disertai pusing, sakit kepala
  • Terasa kaku dan sakit saat bergerak
  • Nyeri menjalar hingga bahu
  • Tangan kesemutan atau kebas

Sakit Leher Belakang Kenapa?

Penyebabnya cukup beragam. Umumnya adalah akibat ketegangan otot yang berlebihan dan berlangsung lama.

Penyebab otot menegang berlebihan itu kemungkinan terpicu oleh:

  • Bantal terlalu tinggi saat tidur
  • Duduk dan menunduk lama saat bekerja atau bermain games di depan komputer atau handphone
  • Menengadahkan kepala dalam waktu lama
  • Gerakan berulang yang berlangsung lama terutama di area ini

Cedera akibat jatuh baik kecelakaan kendaraan atau saat berolahraga juga bisa berimbas nyeri. Kondisi medis tertentu juga bisa mengakibatkan nyeri dan gejala lainnya di sendi ini.

  • Osteoarthritis servikal (peradangan sendi) akibat proses bertambahnya usia atau adanya peradangan.
  • HNP cervical/servikal atau saraf leher kejepit akibat bantalan tulang yang menonjol yang menjepit saraf tulang belakang.
  • Stenosis servikal akibat menyempitnya ronga tulang leher yang juga memunculkan gejala sakit leher belakang.
  • Tumor atau infeksi

Leher belakang kanan sakit tanda penyakit apa, kemungkinan perlu dipastikan dengan pemeriksaan penunjang radiologis seperti MRI. Dari hasil ini, dokter akan menyusun diagnosis dan pengobatan yang tepat sesuai indikasi.

Sebagai pencegahan, mungkin harus biasakan menjaga postur tubuh saat duduk. Jangan lupa luangkan waktu istirahat sekadar meregangkan otot agar tidak terjadi kekakuan otot leher.

Cara Mengobati Sakit Leher Bagian Belakang

Ada beberapa cara untuk membantu meredakannya. Misalnya dengan memberikan kompres hangat atau dingin, mengoleskan krim hangat dan minum obat antinyeri yang sudah diresepkan dokter.

Namun bila tidak reda juga, berikut adalah pilihan pengobatan sesuai dengan indikasi:

  • Kateter Racz yang digunakan untuk mengalirkan obat agar tepat sasaran.
  • ACDF (anterior cervical discectomy fusion) bila ada saraf kejepit leher atau HNP cervical.

Nyeri Leher Belakang Sembuh dengan ACDF

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *